
When you walking through the storm
Hold your head up high
And don't be affraid of the dark
At the end of the storm
There's a golden sky
And the sweet silver song of a lark
Walk on through the wind
Walk on through the rain
Though your dreams be tossed and blown
Walk on, walk on
With hope in your heart
And you'll never walk alone
You'll never walk alone
Teks di atas adalah teks sebuah lagu berjudul You'll Never Walk Alone dari Elvis Presley. Lagu ini dipakai oleh klub sepakbola dari Inggris. Liverpool FC sebagai mottonya dan juga menjadi lagu hymne fans dari Liverpool FC. Ada apa dengan lagu ini?
25 Mei 2005...
Kesebelasan Liverpool FC melawan AC Milan dalam partai final Liga Champions Eropa di kota Istanbul, Turki. Liga Champions Eropa merupakan sebuah ajang yang sangat bergengsi di dalam dunia sepakbola Eropa, bahkan di dunia. Saat itu kedua tim tampil dengan percaya diri. Namun di 45 menit pertama (babak ke 1) skor menunjukan Liverpool 0-3 AC Milan. Saat itu hampir semua pemain dan suporter Liverpool kehilangan kepercayaan diri (bahkan ada kabar bahwa seorang suporter Liverpool bunuh diri - don't try this...^^). Namun saat babak kedua dimulai, semua suporter Liverpool menyanyikan lagu ini sebagai bukti bahwa mereka masih memberikan support untuk Liverpool. Entah bagaimana, bagaikan air di tengah padang gurun, dalam waktu 5 menit Liverpool dapat menyamakan kedudukan 3-3 (dalam sepakbola, 3 gol dalam 5 menit merupakan hal yang hampir mustahil untuk dilakukan). Hingga akhirnya Liverpool memenangkan partai final dan keluar sebagai juara Liga Champions Eropa melalui adu penalti.
Saat kita jatuh, kita seperti Liverpool yang skornya ketinggalan 3-0. Kita cenderung cepet down, cepet putus asa, kehilangan semangat. Padahal, 3 hal inilah yang semakin menyebabkan kita jatuh, jatuh, dan jatuh ke dalam lobang yang lebih dalam. Seringkali kita tidak menyadari, bahwa ada banyak orang di sekitar kita. Entah itu mereka keluarga kita, teman kita, dsb. Merekalah suporter-suporter kita. Yang akan memberikan semangat untuk kita, agar kita dapat bangkit kembali. Bersama mereka, kita tidak akan pernah berjalan sendiri.
Berdua akan selalu lebih baik daripada sendiri. Bayangkan saat kita berjalan di tengah hutan belantara. Lalu kita jatuh ke dalam lobang sedalam 2 meter, dan tidak ada yang dapat menolong kita karena kita berjalan sendiri. Tapi jika ada orang lain yang ada di sekitar kita yang berjalan bersama kita, maka dia akan membantu agar kita dapat keluar dari lobang itu.
-You'll never walk alone-
Hold your head up high
And don't be affraid of the dark
At the end of the storm
There's a golden sky
And the sweet silver song of a lark
Walk on through the wind
Walk on through the rain
Though your dreams be tossed and blown
Walk on, walk on
With hope in your heart
And you'll never walk alone
You'll never walk alone
Teks di atas adalah teks sebuah lagu berjudul You'll Never Walk Alone dari Elvis Presley. Lagu ini dipakai oleh klub sepakbola dari Inggris. Liverpool FC sebagai mottonya dan juga menjadi lagu hymne fans dari Liverpool FC. Ada apa dengan lagu ini?
25 Mei 2005...
Kesebelasan Liverpool FC melawan AC Milan dalam partai final Liga Champions Eropa di kota Istanbul, Turki. Liga Champions Eropa merupakan sebuah ajang yang sangat bergengsi di dalam dunia sepakbola Eropa, bahkan di dunia. Saat itu kedua tim tampil dengan percaya diri. Namun di 45 menit pertama (babak ke 1) skor menunjukan Liverpool 0-3 AC Milan. Saat itu hampir semua pemain dan suporter Liverpool kehilangan kepercayaan diri (bahkan ada kabar bahwa seorang suporter Liverpool bunuh diri - don't try this...^^). Namun saat babak kedua dimulai, semua suporter Liverpool menyanyikan lagu ini sebagai bukti bahwa mereka masih memberikan support untuk Liverpool. Entah bagaimana, bagaikan air di tengah padang gurun, dalam waktu 5 menit Liverpool dapat menyamakan kedudukan 3-3 (dalam sepakbola, 3 gol dalam 5 menit merupakan hal yang hampir mustahil untuk dilakukan). Hingga akhirnya Liverpool memenangkan partai final dan keluar sebagai juara Liga Champions Eropa melalui adu penalti.
Saat kita jatuh, kita seperti Liverpool yang skornya ketinggalan 3-0. Kita cenderung cepet down, cepet putus asa, kehilangan semangat. Padahal, 3 hal inilah yang semakin menyebabkan kita jatuh, jatuh, dan jatuh ke dalam lobang yang lebih dalam. Seringkali kita tidak menyadari, bahwa ada banyak orang di sekitar kita. Entah itu mereka keluarga kita, teman kita, dsb. Merekalah suporter-suporter kita. Yang akan memberikan semangat untuk kita, agar kita dapat bangkit kembali. Bersama mereka, kita tidak akan pernah berjalan sendiri.
Berdua akan selalu lebih baik daripada sendiri. Bayangkan saat kita berjalan di tengah hutan belantara. Lalu kita jatuh ke dalam lobang sedalam 2 meter, dan tidak ada yang dapat menolong kita karena kita berjalan sendiri. Tapi jika ada orang lain yang ada di sekitar kita yang berjalan bersama kita, maka dia akan membantu agar kita dapat keluar dari lobang itu.
-You'll never walk alone-
0 comments:
Post a Comment